Cara Kerja Flow Meter Sensor dan Jenisnya

cara kerja flow meter sensor

Pada bangunan baik berupa rumah, perkantoran maupun industri manufaktur memerlukan alat untuk mengukur dalam suatu aliran. Flow meter sensor menjadi alat penting karena bersinggungan dengan kebutuhan sehari-hari. 

Mengenal Flow Meter Sensor

Flow meter sering disebut juga sebagai alat untuk mengukur aliran. Anda dapat menemukannya pada berbagai bidang, diantaranya:

  • Industri manufaktur.
  • Transportasi.
  • Alat-alat rumah tangga, seperti: regulator  gas, speedometer, pressure gauge, dan lain sebagainya.

Untuk jual flow meter, Anda harus bisa  membedakannya berdasarkan ukuran, merk dan jenisnya. Setiap jenisnya harus digunakan berdasar kebutuhan dan kapasitasnya.

Fungsi Flow Meter Sensor

Fungsi flow meter berbeda tergantung jenis dan penggunaannya. Berikut beberapa fungsinya:

  • Mengontrol

Alat ini bisa digunakan untuk mengukur aliran listrik. Data flow rate akan muncul berupa angka. Data ini berguna untuk mengatur bagaimana menghasilkan aliran listrik. Serta untuk mengetahui cara mengontrol rangkaian listrik lainnya.

  • Mengetahui Ukuran

Berbagai jenis aliran yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari dapat kita ukur menggunakan alat ini. Anda akan terbantu untuk menentukan besaran serta panjang saluran yang diperlukan. Sehingga dapat tepat mengukur besaran yang dibutuhkan.

  • Efektivitas

Alat ini digunakan sebagai dasar untuk melakukan penyesuaian terhadap besar atau kecilnya suatu aliran. Akan dicapai efektivitas dari kebutuhan industri maupun alat-alat rumah tangga bisa dicapai.

  • Penghematan Biaya

Sebelum melakukan proses produksi, akan ditentukan anggaran untuk dapat terlaksana. Untuk menghitung biaya produksi yang berhubungan dengan udara, air, serta steam, gunakan alat ini.

Anda bisa menentukan besaran biaya yang diperlukan. Setelah itu menentukan perlu dipangkas atau tetap.

  • Mengantisipasi

Komponen-komponen yang berhubungan dengan aliran bisa dihitung dengan alat ini. Misalnya saja pada compressor, cooling system, pompa, pipa dan lainnya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan mesin.

Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah, lakukan perawatan berdasarkan analisa alat ini. Maka mesin-mesin akan lebih awet sehingga bisa berjalan sebagaimana mestinya.

  • Memudahkan

Dalam pengolahan limbah, alat ini sangat vital keberadaannya. Untuk hasil yang optimal, penggunaan bahan-bahan kimia atau cairan besaran akan bisa dipantau saat proses pengolahan limbah.

  • Menghitung Heat Energy

Flow meter sensor dapat ditemui pada hotel, mall, maupun industri yang menggunakan heat energy. Anda juga bisa menemui alat ini pada sistem pendingin, seperti chiller atau AC. 

Flow meter IPM berfungsi untuk menghitung besaran heat energy yang dihasilkan. Data yang dikeluarkan berupa angka yang dapat dikalkulasi dengan diferensiasi temperatur. Anda dapat menghitung secara akurat akan kebutuhan temperatur panas dan dingin.

Baca Juga

Cara Kerja Flow Meter Sensor

cara kerja flow meter sensor

Jua flow meter harus mengerti cara kerjanya. Cara kerja flow meter sensor berbeda, sesuai jenisnya, yaitu:

  • Mengukur kecepatan aliran.
  • Mengukur perbedaan tekanan.
  • Mengukur perubahan temperatur.
  • Mengukur volume ruangan.
  • Mengukur torsi yang diakibatkan oleh getaran.

Beberapa Contoh Cara Kerja Flow Meter Sensor

Berikut beberapa contoh cara kerja flow meter sensor, diantaranya:

  • Magnetic flow hanya bisa digunakan pada cairan yang memiliki konduktivitas.
  • Coriolis mass flow menggunakan perhitungan coriolis.
  • Kecepatan suara pada tingkatan ultra menggunakan ultrasonic flow meter. Dapat menghitung aliran fluida pada velocity.

Sistem Pemasangan Flow Meter Sensor

Sistem pemasangan flow meter sensor dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu:

Cara Inline

Untuk memasang alat ini dapat menggunakan cara inline yaitu dengan memotong pipa saluran. 

Insert Line

Cara pemasangan kedua yaitu alat akan dipasang dengan melubangi saluran pipa terlebih dahulu.

Insert-In

Cara terakhir untuk memasang alat ini yaitu dengan menempelkannya di luar pipa.

Jenis-Jenis Flow Meter Sensor

jenis jenis flow meter sensor

Berikut beberapa jenis-jenis flow meter sensor, diantaranya:

Ultrasonic

Alat  ini cocok digunakan untuk jenis cairan yang homogen serta gunakan untuk aliran yang lambat maupun yang terkena gaya gravitasi. Pemasangannya cukup mudah tanpa perlu melubangi. Anda bisa menempelnya di permukaan luar pipa.

Alat ini bersifat portable karena paling praktis penggunaannya. Terdapat 3 ukuran yaitu, pipa kecil, pipa menengah, dan pipa besar.

Thermal Mass 

Penggunaan thermal mass biasa digunakan untuk nitrogen, CNG, udara, gas alam, oli, dan lainya. 

Venturi 

Anda bisa menemui venturi pada sistem pompa pemadam kebakaran. Debit air bisa diketahui menggunakan display berupa gauge.

Open Channel

Alat ini cocok digunakan pada sistem saluran terbuka. Misalnya: sungai, kanal atau parit. Alat ini akan mengukur kecepatan aliran air dengan mempertimbangkan ketinggian permukaan.

Menggunakan sistem transit time, open channel flow meter pada ketinggian permukaan aliran dengan sistem sensor. 

Differential-head

Jual flow meter jenis ini untuk mengukur perbedaan tekanan oleh elemen utama. Elemen penghasil dan sensing elemen akan sangat mempengaruhi perbedaan tekanan.

Flow meter sensor yang digunakan harus sesuai dengan jenisnya agar memperoleh perhitungan yang tepat. Selain itu, menggunakan alat yang tepat akan membuat mesin awet.

Admin Staff

Suka Menulis
logo footer
Tel: +6221-22687090
HP(WA): +628951 9267 892
Call Us
pammeterindo@gmail.com
Email Us
Harco Glodok Lt 5 Blok C5 No 42
Jl hayam wuruk
Jakarta barat

View On Map


Our Services

Got an Idea ? Lets Make it Happen Today

© PT.Indonesia PAM Meter. All rights reserved.